Helikopter Sebagai Bagian Yang Tidak Terpisahkan dari Armada Kapal Perang

You may also like...

6 Responses

  1. Novan Iman Santosa says:

    Ada satu lagi yang bisa menjadi aspek dalam pemilihan heli: Generik atau Spesifik. Generik artinya bisa heli apa saja yang kemudian dimodifikasi, istilah kerennya navalized, misalnya menambah proteksi anti karat. Atau memilih heli Spesifik yang dari awal dirancang untuk tugas2 di atas kapal. Contoh gampangnya adalah bilah rotor utama yang bisa dilipat sehingga bisa menghemat tempat penyimpanan.

    Keuntungan heli Generik adalah tersedianya pilihan platform yang ada, tinggal disesuaikan dengan tugas dan misi, misalnya NBO-105, NBell 412 atau NAS 330/332 kalau melihat apa yang ada di PT DI.

    Keuntungan heli Spesifik adalah tidak perlu lagi modifikasi walaupun pilihannya hanya sedikit, misalnya WASP, Sea Lynx, Sea Hawk, Seasprite.

    • betul sekali pak Novan, generik atau spesifik memang bisa dibilang menjadi dua pilihan mendasar dalam membeli heli yang akan beroperasi di lingkungan laut. Tentu akan memiliki kelebihan masing-masing. Dimana misalnya untuk navalized tentu modifikasi2 yang dilakukan bisa cukup banyak (misalnya menambah proteksi anti karat, mengganti bilah, mengganti skid menjadi roda dsb) tapi disatu sisi bisa menyederhanakan logistik ketika beroperasi secara tri-matra karena bisa disamakan dengan matra lain. Disisi yang lain, heli spesifik memang jelas lebih bisa segera digunakan, tetapi akan mendiversifikasi kebutuhan logistik.

      Terima kasih masukannya pak 🙂
      Salam

      • Novan Iman Santosa says:

        Yup, kalo memang dana terbatas mau tidak mau kembali pada prinsip Integration, Rationalization and Standardization sehingga operasi tri-matra bisa lebih mudah dan murah mengurusnya.

        Tinggal hitung2an cost and benefit antara ISR dengan modifikasi navalized yang dibutuhkan. Kelihatannyaa sih lebih murah dan mudah kalo seragam ya…. terutama dalam jangka panjang.

        Masalahnnya, tri-matra mau tidak diajak untuk menerapkan prinsip ini?

        Platform dulu atau misi dulu? Kalau menerapkan ISR ya berarti ditekankan pada keseragaman platform.

        • melihat keadaan sekarang dimana antar matra nampaknya masih kurang melirik konsep ISR memang menjadi sebuah concern tersendiri pak.
          Ya, platform dulu atau misi dulu, kalau sepengetahuan saya, dulu NBO-105 TNI AL pernah akan dipasangi Radar Oceanmaster, tapi kalau tidak salah alasan evaluasi performa membuat radar tersebut dicopot kembali, mungkin itu menjadi salah satu alasan kenapa arahnya mau ke yang spesifik untuk misi Naval. Selain tentu saja, restriksi dimensi dan kemampuan helipad KRI-KRI seperti SIGMA, Nala, Barakuda membuat kita harus bermain di kisaran 5 ton, dengan dimensi yang terbatas. Nbell 412 saja di SIGMA kepanjangan, dimana hal ini tentu harus menjadi pertimbangan tersendiri.
          Namun, tentu saja harus dilihat hitungannya, kalaupun pakai heli spesifik asal jumlahnya cukup banyak dari sisi logistik kalau terpaksa bisa menggunakan salah satu heli untuk ‘gudang’ spare part jika mendesak. Karena menurut pendapat saya, sah-sah saja pak melakukan praktek ini, lha RAF yang kesohor saja melakukan kanibalisasi di Typhoon mereka dengan alasan dana, hehehe. Yang susah adalah belinya heli spesifik, jumlahnya cuman dikit, produsen spare partnya cuman 1 perusahaan. Hal yang seperti itu bisa mengarah ke ketergantungan terhadap satu pihak, dimana secara strategis kita harus memastikan opsi kita masih ada kalau produsen menolak memberikan suku cadang.

  2. the elmo''s says:

    knp yg di beli seaspirit ya knp ga seaking az

  1. 05/01/2013

    […] Helikopter Sebagai Bagian Yang Tidak Terpisahkan dari Armada Kapal Perang […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *