Fincantieri Kunjungi PT. PAL Indonesia, Tindak Lanjut Pengadaan FREMM.

 

Kunjungan delegasi Fincantieri ke PT. PAL Indonesia. Dokumentasi : PT. PAL Indonesia

Fincantieri, sebuah perusahaan galangan kapal yang berbasis di Italia, baru saja mengunjungi PT. PAL Indonesia di Surabaya, pada Selasa (17/05) kemarin. Kunjungan oleh Fincantieri ke Surabaya dimaksudkan untuk meninjau kapasitas sekaligus alur produksi dari PT. PAL.

Menyambut delegasi dari Italia, Bapak Satriyo Bintoro selaku SEVP Transformasi Manajemen PT. PAL Indonesia menyebutkan bahwa dengan adanya kunjungan dari Fincantieri, maka peluang  potensi kerjasama di antara kedua perusahaan galangan kapal tersebut akan terbuka.

Rencananya, Fincantieri akan melakukan kunjungan di PT. PAL selama empat hari. Selama masa kunjungannya, terdapat beberapa agenda yang akan dilakukan meliputi peninjauan aspek design engineering, supply chain serta quality assurance yang dimiliki PT. PAL .

Delegasi Fincantieri menyatakan, bahwa berdasarkan kunjungan yang telah dilakukan, terdapat potensi kerjasama jangka panjang di antara Fincantieri dengan PT. PAL. Perwakilan Fincantieri turut mengakui bahwa PT.PAL sudah mampu menghasilkan produk-produk alutsista kelas dunia.

Kunjungan perdana Fincantiri ini besar kemungkinan sebagai tindak lanjut dari rencana pengadaan sejumlah kapal frigate kelas FREMM oleh Indonesia, yang kabarnya sudah ramai terdengar sejak tahun 2021.

Satu tahun yang lalu, Kementerian Pertahanan memang telah memutuskan untuk membeli sebanyak delapan unit kapal perang dari Italia, yang meliputi enam unit kapal perang kelas FREMM serta dua unit kapal fregate kelas ‘Maestrale‘ bekas pakai Angkatan Laut Italia yang telah dipensiunkan dan akan dimodernisasi.

Melalui pernyataan resmi yang ditulis di halaman web milik Fincantieri, galangan kapal asal Eropa tersebut akan menjadi kontraktor utama dalam keseluruhan program pembangunan kapal perang yang dibeli oleh Indonesia, yang tentunya turut berkolaborasi dengan PT. PAL.

Fincantieri optimis bahwa program ini akan memberikan manfaat yang signifikan untuk beberapa galangan kapal di Italia selama beberapa tahun mendatang, termasuk juga perusahaan-perusahaan lain di sektor ini.

Langkah pengadaan sejumlah kapal perang oleh Kementerian Pertahanan ini merupakan upaya Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan untuk memodernisasi serta pemutakhiran peralatan tempur yang dioperasikan oleh TNI-Angkatan Laut (TNI-AL).

Selain Italia, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia juga telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Babcock International dari Inggris untuk pengadaan kapal frigate Arrowhead -140. Rencananya, sebanyak dua unit kapal yang berbasis pada desain kapal kelas Iver-Huitfeld frigate dari Denmark tersebut juga akan dibangun di galangan kapal milik PT. PAL di Surabaya setelah perusahaan BUMN tersebut mendapatkan lisensi pembangunan kapal dari Babcock International.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada proses signifikan dari rencana pengadaan kapal Arrowhead -140 di Indonesia sejak penandatanganan kontrak yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam acara Defence and Security Equipment International (DSEI) di London, Inggris, pada 16 September 2021.

Berkunjungnya delegasi Fincantieri ke Indonesia, khususnya untuk meninjau langsung fasilitas produksi kapal milik PT. PAL merupakan sebuah langkah baru dari proses kerjasama dan pengadaan kapal perang oleh Indonesia dari Italia tersebut. Walaupun upaya realisasi pembangunan sebanyak delapan kapal perang FREMM di Indonesia, akan memerlukan sarana dan pra-sarana yang mumpuni serta dukungan finansial yang cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.