Reportase Seminar Nasional Pertahanan 2012

Perang asimetris adalah suatu model peperangan yang dikembangkan dari cara berpikir yang tidak lazim, dan di luar aturan peperangan yang berlaku, dengan spektrum perang yang sangat luas dan mencakup aspek-aspek astagatra (perpaduan antara trigatra -geografi, demografi, dan sumber daya alam, dan pancagatra -ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya). Perang asimetris selalu melibatkan peperangan antara dua aktor atau lebih, dengan ciri menonjol dari kekuatan yang tidak seimbang (http://mardoto.com).

Seminar Nasional Pertahanan ini dilaksanakan di Gedung Sabang Merauke (GSM) Akademi Angkatan Udara pada hari Sabtu tanggal 2 Juni 2012 dan terselenggara atas kerjasama Akademi Angkatan Udara, Ikatan Alumni Akademi Angkatan Udara 2001 (Pamungkas AAU 2001) dan Lembaga Kajian Pertahanan untuk Kedaulatan NKRI “KERIS” serta didukung oleh Lembaga Mahasiswa Filsafat (LMF) Fakustas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan mengambil tema ““Konsep Pertahanan Negara Kepulauan Dalam Menghadapi Peperangan Asimetris”. Maksud dari seminar ini adalah untuk mengupas dan mengulas tentang tantangan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi ancaman peperangan asimetris, sedangkan tujuan umum dari Seminar Nasional ini adalah menumbuhkan dan memupuk rasa nasionalisme bagi seluruh lapisan bangsa Indonesia, terutama generasi muda. Sedangkan tujuan khusus dari Seminar Nasional ini adalah memberikan pemahaman tentang konsep pertahanan Indonesia sebagai negara kepulauan dalam menghadapi ancaman peperangan asimetris, dan membangkitkan kesadaran akan pentingnnya pertahanan (defence awareness) terutama menghadapi ancaman nirmiliter atau ancaman asimetris.

Keynote Speech dalam Seminar ini adalah Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan tema : Implementasi Visi Indonesia Sebagai Negara Kepulauan

Panelis dalam Seminar ini adalah :

Mayor Jenderal TNI Ir. Mulhim Asyrof / Panglima KODAM IV/Diponegoro dengan tema : Kondisi WIlayah Jateng-DIY terkait Ancaman Asimetris

Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H., M.Hum / Panglima Armada RI Kawasan Timur dengan tema : Kondisi Keamanan Laut Indonesia terkait Ancaman Asimetris

Marsekal Muda TNI J.F.P. Sitompul / Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional dengan tema : Kondisi Keamanan Ruang Udara Indonesia terkait Ancaman Asimetris

Marsekal Madya TNI Eris Herryanto S.IP / Sekjen Kementrian Pertahanan RI dengan tema : Kebijakan dan Strategi Pertahanan dalam Menghadapi Ancaman Asimetris

Ahmad Charis Zubair Akademisi UGM / Ketua Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta dengan tema : Globalisasi vs (G)Lokalisasi

Seminar ini diselenggarakan atas kerjasama Akademi Angkatan Udara, Ikatan Alumni Akademi Angkatan Udara 2001 (Pamungkas AAU 2001) dan Lembaga Kajian Pertahanan untuk Kedaulatan NKRI “KERIS” serta didukung oleh Lembaga Mahasiswa Filsafat (LMF) Fakustas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bank BRI,

Panitia Seminar Nasional Pertahanan ““Konsep Pertahanan Negara Kepulauan Dalam Menghadapi Peperangan Asimetris” mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada:

  1. Gubernur Akademi Angkatan Udara
  2. Komandan Lanud Adisutjipto Yogyakarta
  3. Komandan LANAL Yogyakarta
  4. Komandan KOREM 072/Pamungkas Yogyakarta
  5. Keynote Speaker: Sri Sultan Hamengkubuwono X / Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  6. Para Panelis: (1) Marsekal Madya TNI Eris Herryanto S.IP / Sekjen Kementrian Pertahanan RI (2) Mayor Jenderal TNI Ir. Mulhim Asyrof / Panglima KODAM IV/Diponegoro (3) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H., M.Hum / Panglima Armada RI Kawasan Timur (4) Marsekal Muda TNI J.F.P. Sitompul / Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (5) Ahmad Charis Zubair Akademisi UGM / Ketua Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta
  7. Para Penasehat Lembaga Kajian Pertahanan untuk Kedaulatan NKRI “KERIS”
  8. Keluarga Besar Ikatan Alumni AAU 2001 (Pamungkas AAU 2001)
  9. Lembaga Mahasiswa Filsafat (LMF) Fakustas Filsafat Universitas Gadjah Mada
  10. Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  11. Bank BRI
  12. Sponsorship dan Donatur (Lanud Adi Sumarmo Solo, Lanud Pekanbaru Riau, Komandan PMMP TNI, Percetakan Smartmedia dan PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL).
  13. Media partner (Sedangkan sebagai media partner terdiri dari Harian Jogja, Radio Swaragama FM, Radio Istakalisa FM, I-Radio Jogja, Radio Jiz FM, Radio Unisi FM, Radio UTY Medari FM, Harian KOMPAS dan TVRI Stasiun Jogja).
  14. Para peserta yang mau meluangkan waktu dan pikiran untuk sedikit berkontribusi pada pertahanan negara, dan
  15. Berbagai pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu-persatu yang mendukung sehingga terselenggaranya Seminar Nasional Pertahanan ini

Semoga Seminar Nasional Pertahanan ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan kolaborasi civil-military coordination (CIMIC) untuk membangun pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.