Perhitungan Alternatif Tentang Subsidi BBM

You may also like...

5 Responses

  1. Tulisan yg bagus, sangat mendasar dan berlogika mas Sephi. Saya share yah.

  2. Nah, menjadi refleksi kita bersama, bagaimana subsidi sekarang dinikmati oleh siapa 🙂 harus dipikirkan mekanisme pengaturan subsidi agar tepat sasaran. Misalnya dengan penerapan subsidi hanya untuk kendaraan umum, kendaraan angkut (colt, truk), dan untuk motor yang umum digunakan masyarakat (bukan motor mewah) sehingga tidak akan mempengaruhi harga-harga kebutuhan pokok karena tidak berimbas langsung pada komponen produksi

  3. 54/ says:

    Subsidi dicabut atau dikurangi itu tidak apa apa tapi dana yg dipotong dari subsidi alangkah baiknya digunakan demi pembangunan dan Anggaran benar2 harus diawasi dengan ketat dan benar, jangan sampai bangunan yg dibangun hanya bertahan 1-2 tahun yangs eharusnya bisa bertahan puluhan tahun, banyak kejadian seperti ini, contoh sederhana tiap tahun Pantura mendekati Idul Fitri dan Lebaran selalu sibuk perbaikan jalan, apa tidak ada perbaikan membangun jalan bisa bertahan lama ( kecuali kena bencana masih bis aditerima ) dan apa tidak bisa perbaikan itu jauh hari sebelum lebaran
    Demikian juga pembanguan lainnya banyak yg bertahan hitungan 1-2 tahun. Jika kita benar2 bisa membangun dgn kualitas baik maka APBN bisa dihemat
    Untuk BBM sebaiknya kendaraan Pribadi Mobil wajar tanpa dapat Subsidi, Kendaraan roda 2 sih masih 50-50, untuk transportasi Umum baik manusia atau barang perlu adanya Subsidi ,,permasalahannya adalah ketika BBM naik meski plat Kuning mendapat Subsidi pasti Sembako juga akan ikut naik
    Mekanisme subsidi atau 2 harag BBM dalam pelaksanaannya perlu diawasi dan benar dalam aplikasiny abukan salah sasaran atau jadi bahan modal menejlang Pemilu 2014, seharusnya ini subsidi BBM akhirnya beik ke BBM Non SUbsidi dan bancakan khas Indoensia

  4. bunga says:

    Lengkap hitung hitungan,,,dan sangat details

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *