Buku Untaian Kata Hati “Untuk Sebuah Semangat Kebangsaan”

Berawal dari obrolan di warungkopi, menjadikan sebuah brainstorming yang kemudian menjadi buah-buah pikiran anak bangsa. Pepatah mengatakan “sebuah keberhasilan berawal dari hal-hal yang kecil, dan kegagalan pun akibat dari mengabaikan hal-hal yang kecil dimana seseorang selalu tersandung oleh batu kerikil bukan dari sebuah batu besar”. Ketika mata sebagai anugerah Sang Khalik merupakan benda halal yang dapat digunakan untuk melihat, telinga untuk mendengar dan lidah untuk berbicara, maka sejak saat itu pula manusia dapat menilai kebenaran, keadilan maupun kebalikan dari keduanya. Kemudian dari beberapa panca indera tersebut mengalir melalui sumsum tulang belakang  atas perintah dasar otak sehingga penulis menggerakkan jari jemari diatas papan ketik komputer jinjing untuk menuangkan hal-hal positif dalam perjalanan hidup penulis akan tetapi bukan sebuah biografi melainkan beberapa catatan-catatan harian dalam bentuk artikel yang mungkin saja dapat berguna bagi khalayak ramai ketika membacanya. Terdapat 42 artikel yang tertuang dalam buku ini kemudian penulis merangkumnya menjadi sebuah judul buku “Untaian Kata Hati Untuk Sebuah Semangat Kebangsaan”, karena sebagian besar artikel bercerita tentang proses identitas sebuah bangsa, bahasa serta berkaitan dengan pertahanan dan ketahanan Nasional demi tetap tegaknya bendera merah putih di atas bumi Negara Kesatuan Republik Indonesia.